Skip to content

Mungkin seperti ini cara dia melihat : SEO

22 Juli 2008
tags:

Lynx Browser Michael Corleone : “Keep your friends close, but your enemies closer”.

Itu bukan kata-kata saya, tapi kata michael yang dinilai sebagian orang sebagai contoh kentalnya budaya sisilia. Tapi itu juga cuma ada di The Godfather. Sembari simpang siur sekaligus ingin saya bercerita bahwa yang sedang saya gunakan untuk menulis ini adalah Windows Live Writer yang saya mendapat rekomendasi (secara moral) dari kang jaloe di salah satu posting di blog beliau. Tapi untuk kali ini, bukan itu yang sedang ingin saya ceritakan. Alih-alih mencoba WLM, saya teringat bahwa pernah di posting yang lalu mengenai cara Google menilik isi situs/blog kita, dengan membandingkan dua layaout yang berbeda. Ini yang kemudian mengingatkan saya pada LYNX Browser. Sebuah Browser keluaran the Lynx-Dev Group yang sama fungsi dengan browser macam FOX atau IE. Hanya saja Lynx tidak menampilkan bagian lain dari sebuah situs, selain teks-nya saja. Lalu apa nikmatnya browsing dengan Lynx??..

Ada, walaupun mungkin akan menjadi terlalu tidak realistis, jika bandingannya adalah kenyamanan berselancar yang akan jauh berkurang karena warna-warni itu kemudian hilang. Sekedar mencoba mengerti, apa dan siapa yang menjadi “musuh” atau “kawan” kita. Asumsi ini, seakan muncul terutama untuk kita yang sedang berusaha semaksimal mungkin untuk memberi umpan Spiderbot milik search engine (Google terutama) untuk melahap semua isi situs/blognya. Siapa lagi nih Spiderbot?? Sudah jangan terlalu ambil pusing, bisa-bisa nanti kawan-kawan sakit. Anggap jika Google adalah kantor pencatatan sipil, maka Spiderbot inilah persona (orang) yang melakukan sensus, mengetuk satu-persatu pintu rumah situs/blog kita. Sayangnya, Si petugas ini agak saklek 🙂 banyak maunya dan agak rewel. Sebentar saja tidak dibukakan pintu, lewaat.. langsung ketuk pintu rumah sebelah. Begitu kira-kira sikap mereka. Bukan hanya itu, sebelum berangkat ke medan per-sensus-an. Spiderbot juga sudah dibekali penataran oleh Bos Besarnya (baca: Google). Semua yang tidak dianggap penting untuk proses indexing, disingkirkan jauh-jauh. Nah, gambar, javascript, flash dan sebagainya itu termasuk yang tidak mampu mereka indera.

Sedikit kembali ke kata-kata michael, ya sudah, kalau begitu ada baiknya kita mencoba melihat apa yang Spiderbot lihat. Menurut keterangan Google sendiri, Crawler (nama lain Spiderbot) mereka melihat sebuah situs, kurang lebihnya sama seperti cara Lynx ini melihat sebuah situs/blog. Supaya tidak terlalu pusing, berikut adalah screen shoot dari bagaimana “kira-kira” Crawler (bukan hanya milik Google) melihat. Kalau biasanya kita melihat ini :

Google

Kalau ini cara LYNX Melihat Google. Ya.. mirip-mirip laaah….🙂

Lynx Browser

Beginilah crawler melihat http://www.google.co.id (rumahnya sendiri). Cuma ada beberapa warna yang tentu kita akan sangat mudah membedakannya. Silahkan konsentrasi pada dua warna saja, yaitu HITAM dan BIRU. Kedua warna inilah yang akan masuk ke daftar catatan Crawler untuk nanti siap dilaporkan ke Google untuk dilakukan indexing. Khusus untuk warna biru, adalah teks yang menyimpan hyperlink ke halaman lain. Nah, ini yang kemudian masuk ke catatan khusus lain yang nantinya akan menjadi bekal crawler lain untuk juga mendatangi situs/blog yang kita link. Begitu juga dengan pemicu lain, seperti Teks yang dipertebal, di garis bawahi atau juga yang terus berulang-ulang dan satu lagi adalah, biasakan mencantumkan “ALT Text” untuk tiap-tiap image/gambar yang kita pergunakan. Contoh diatas adalah buktinya. Logo Google yang sudah kita kenal itu, tetap muncul di LYNX dengan digantikan oleh teks “Google”. Itu disebabkan karena Image Google, disertai dengan ALT text. Ini mungkin memang bukan faktor terbesar, tapi setidaknya mendukung bagi mereka yang berkentingan. Semoga teringat saja dengan kata-kata saya tadi, yang sebenarnya adalah terjemahan kasar dari kata-kata pihak Google sendiri. “Crawler itu saklek”. Jadi untuk yang berkepentingan, ya berbaik-baiklah terhadap mereka. Mungkin Lynx bisa menjadi salah satu cara yang bisa dicoba. Jika spiderbot kesulitan membaca isi situs/blog kita, maka akan dengan sendirinya, situs/blog kita juga akan kesulitan untuk masuk ke daftar indeks Google atau search engine yang lainnya. Mungkin hanya sampai disini dulu. Jika Tuhan mengijinkan, nanti kita akan lanjutkan pembicaraan ini.

#PS :

  • Jadi apa gunanya kita mengerti cara Crawler melihat Blog kita untuk SEO (Search Engine Optimization) ? Jawabannya ada di pertanyaan itu sendiri, dan ada di kata-kata michael diatas. Masihkah ada cara yang lain. Ada. Add-on firefox contohnya. atau bisa juga mencoba ke situs ini. Selamat mencoba, untuk yang ingin mencoba.

Artikel ini juga dipublikasikan di http://eosmate.blogspot.com pada posting Mungkin seperti ini cara dia melihat : SEO

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: