Skip to content

Ubuntu 8.04 LTS berhasil mencuri setengah hati saya

21 Juni 2008
tags: ,

Ubuntu | Blog Firdaus

Dominasi Microsoft Windows (untuk saat ini) sebagai sistem operasi yang (mungkin) paling banyak di gunakan di Indonesia -sejauh saya boleh menilai diri sendiri, tidak berhasil mencegah hati saya tercuri oleh Ubuntu-Linux.

Jika saya tarik mundur ke beberapa tahun lalu, saya sudah pernah mendapatkan paket CD Ubuntu-Linux versi 4.10. Berisi 2 keping CD yang ketika itu berisi 1 CD repository (installer) dan 1 keping lagi CD “Introductary” (ini istilah saya sendiri). Karena memang pada saat itu, Ubuntu baru saja dilahirkan, dan dianugerahi codename “Warty Warthog”. Janggal, tapi memang seperti yang memang harus memberi nama “manusiawi” bagi developer software untuk hasil karya ciptanya. Karena toh jika kita ingat lagi, Windows XP-pun, punya nama lain yaitu. ya… “Whistler”.

Pertama kali saya mendapatkan ubuntu 4.10, seperti ada yang aneh karena setahu saya angka yang menunjukkan pertama, biasanya adalah angka 1. Tapi kenapa Ubuntu menggunakan angka release 4.10 untuk versi pertamanya?. Ternyata, angka inilah yang memudahkan saya mengingat Tahun saya menerima CD repository Ubuntu waktu itu. Ya benar, Tahun 2004, Bulan 10 (oktober).

Versi ter-mutakhir Ubuntu saat ini adalah release 8.04, yang tentu saja bulan dan tahun release-nya, sudah bisa tertebak (sebenarnya bukan tertebak, karena memang Ubuntu sendiri juga menjelaskannya). Versi ini diberi nama “Hardy Heron”. Ya, lagi-lagi pemberian kode nama yang unik, Sekarang kita coba perhatikan.

  • Ubuntu 4.10 [Warty Warthog] (kernel 2.6.7, Gnome v2.8)
  • Ubuntu 5.04 [Hoary Hedgehog] (kernel 2.6.10, Gnome v2.10)
  • Ubuntu 5.10 [Breezy Badger] (kernel 2.6.12, Gnome v2.12.1)
  • Ubuntu 6.06 [Dapper Drake] (kernel 2.6.15, Gnome v2.14)
  • Ubuntu 6.10 [Edgy Eft] (kernel 2.6.17, Gnome v2.16)
  • Ubuntu 7.04 [Feisty Fawn] (kernel 2.6.20, Gnome v2.18)
  • Ubuntu 7.10 [Gutsy Gibbon] (kernel 2.6.22, Gnome v2.20)
  • Ubuntu 8.04 [Hardy Heron] (kernel 2.6.24, Gnome v2.22.2)

Pastinya sudah terlihat. Nama-nama dibelakang angka release Ubuntu itu bukan nama teman-teman satu angkatan Harry Potter. Tapi, memang mirip algoritma penamaan tokoh rekaan JK.Rowling itu. Lihat saja, Edgy Eft, Feisty Fawn. Ini mengingatkan saya pada algoritma penamaan Godric Gryffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw dan Helga Hufflepuff asrama di Hogwarts. Ya kan. Dan jika Pikiran ini boleh melayang-layang, saya akan menyangka bahwa penamaan ini sepertinya ada campur tangan JK.Rowling.πŸ™‚

Tapi bukan ini, sama sekali bukan itu yang sepertinya menggoyahkan pendirian saya atas penggunaan Microsoft Windows sampai saat ini. Sesungguhnya tidaklah terlalu adil jika membandingkan dua OS yang memang punya idealisme berbeda.

Dari segi harga saja, kita tahu bahwa harga Windows Vista Home Basic (versi paling rendah Vista) ada pada angka US$104, berbanding dengan Ubuntu 8.04 LTS seharga US$0. Keduanya belum dihitung ongkos kirim. Segi penampilan, saya berani mengklaim bahwa Ubuntu hanya berada 2 point pada skala 10 dibawah Vista (tapi dengan resource yang jauh lebih kecil), dan tentu saja Windows XP, bukan lawan yang seimbang. Lubang keamanan, tentu kitapun mengakui bahwa Ubuntu berdiri diatas kernel linux yang sangat rapat dari celah-celah keamanan yang lazim kita temukan di Windows. Kompatibilitas Ubuntu saat ini sudah terbilang cukup mapan, File System NTFS, sudah mampu dibaca juga ditulis dengan baik dibawah platform Ubuntu. Pengenalan sistem terhadap hardware sangat baik melihat driver bawaannya yang sudah sanggup “memperkenalkan” perangkat keras dengan Sistem Operasi. Tersedianya banyak developer software Open Source, membuat pilihan software di Ubuntu semakin luas. Dan lagi-lagi, semuanya Berlisensi GPL atau dengan kata lain.. Gratis.

Walaupun memang, sampai saat ini, ke-adigung-an Windows masih harus diterima. Karena ternyata, tidak semua pihak SIAP mengubah statusnya menjadi OpenSource. Seperti developer Game, yang masih banyak bermain di platform Windows. Saya sekalipun, sampai saat ini, belum pindah secara Total ke Ubuntu, Karena terkadang, saya masih menggunakan software pengolah video buatan SONY yang belum tergiur dengan OpenSource.πŸ™‚ Jika memungkinkan kita akan bicarakan lagi di lain kesempatan.

Itulah dia kenapa saya katakan, “setengah hati”. Tapi… entah nanti.

Artikel ini juga dipublikasikan di eosmate.blogspot.com pada artikel Ubuntu 8.04 LTS berhasil mencuri setengah hati saya

2 Komentar leave one →
  1. d.creepiest permalink
    21 Agustus 2008 1:23 pm

    Nice post bro… Oh ya dah keluar lagi yg baru 8.04.1 & siap2 buat migrasi ke 8.10 (bulan oktober rencananya) Btw masih pake win apa sudah mulai beranjak ke linux?

  2. firdaus.a permalink
    24 Agustus 2008 12:47 am

    @d.creepiest : Iya bro sip, makasih infonya.. Kalo komputer yang ini, yg lagi di pake pakai dual boot. Sekarang mulai bisa mencuri 3/4 hati kok. he..he..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: